Saturday, January 5, 2008

2008...... Merajut Harapan menjadi Realita

Tak terasa sudah tanggal 5 Januari di tahun 2008. Lima Hari menikmati 2008 tanpa kesan yang berarti. Hujan rajin mengguyur Jakarta sejak malam Tahun Baru dengan ritme yang tidak bisa diduga. Mendadak lebat, terus berhenti sebentar, gerimis............. trus lebat lagi........ dan mendadak berhenti.
Waktu malam Tahun Baru sebenarnya agak malas hujan-hujan keluar rumah. Tapi teman sama-sama di SMP tahun 70an sudah 3x SMS dan telpon, supaya datang ke rumahnya sekedar makan-makan dan nyanyi-nyanyi.
Mengikuti petuah pak ustadz, menjalin silaturahim itu perlu dilakukan agar usia kita berkah. Ya sudah, biar hujan, ya berangkat juga ke rumah teman tsb.
Seperti yang telah diduga sebelumnya, disana ya makan, haha hihi , makan lagi, poco-poco, photo, makan lagi, minum, nyanyi lagi, tiup trompet, dan terakhir do'a bersama. Hal seperti ini sudah sering waktu masih remaja dulu, kok modelnya ya nggak berubah. Bedanya dulu waktu masih below 30, saya pasti ikutan nyicip "air api", atau coba-coba ngelesin yang "bening". (Padahal percuma juga, yang ngelesin banyak! he..he..he..).

HUJAN KOK TERUS YA.....
Nanti disambung lagi deh, ngantuk!!!